JSON Variables

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label KEMENAG. Show all posts
Showing posts with label KEMENAG. Show all posts

Friday, December 20, 2024

48 Penyuluh Agama Ikuti Tes CAT Kinerja di Singkawang – Evaluasi Kinerja Penyuluh Agama Islam untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Di Singkawang, sebanyak 48 penyuluh agama Islam mengikuti tes evaluasi kinerja yang diselenggarakan oleh Kantor Kemenag Singkawang. Tes ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), yang merupakan metode terbaru dalam mengevaluasi kinerja penyuluh agama Islam di Kota Singkawang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 18 Desember 2024, di ruang operasi Kantor Kemenag Singkawang. Tujuan utama dari tes ini adalah untuk mengevaluasi kinerja penyuluh secara objektif dan transparan, serta memastikan bahwa penyuluh agama dapat bekerja secara profesional sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Hasil tes ini juga akan menjadi salah satu pertimbangan dalam perpanjangan kontrak kerja bagi penyuluh Non-PNS dan penilaian kompetensi bagi penyuluh PNS. Dengan demikian, tes CAT ini memiliki dampak yang sangat besar bagi masa depan para penyuluh agama Islam di Singkawang.

Apa Itu Tes CAT Evaluasi Kinerja?

Tes Computer Assisted Test (CAT) adalah metode evaluasi berbasis teknologi yang dirancang untuk mengukur kinerja penyuluh agama secara lebih efisien dan terukur. Dalam tes ini, para peserta akan mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas mereka sebagai penyuluh agama. Dengan menggunakan sistem CAT, hasil tes dapat diproses lebih cepat dan akurat, sehingga memungkinkan penilaian yang lebih objektif.

Tujuan Tes CAT Bagi Penyuluh Agama di Singkawang

Tes CAT yang dilaksanakan oleh Kemenag Singkawang memiliki beberapa tujuan utama yang sangat penting untuk pengembangan karir para penyuluh agama Islam. Berikut adalah tujuan utama dari dilaksanakannya tes ini:

1. Mengevaluasi Kinerja Penyuluh Agama

Tes ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana kinerja para penyuluh agama Islam di Singkawang. Dengan menggunakan tes berbasis komputer, hasil evaluasi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan akurat. Tes ini juga membantu pihak Kemenag untuk menilai apakah penyuluh agama telah menjalankan tugasnya sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

2. Menentukan Perpanjangan Kontrak Penyuluh Non-PNS

Bagi penyuluh agama yang berstatus Non-PNS, hasil dari tes CAT ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam keputusan apakah kontrak kerja mereka akan diperpanjang untuk tahun anggaran berikutnya. Oleh karena itu, hasil tes menjadi sangat penting dalam menentukan apakah penyuluh tersebut layak melanjutkan tugas mereka atau perlu ada perubahan.

3. Memetakan Kompetensi Penyuluh PNS

Untuk penyuluh agama yang berstatus PNS, tes ini tidak hanya berfungsi untuk mengevaluasi kinerja mereka, tetapi juga untuk memetakan kompetensi mereka. Hasil dari tes CAT ini akan membantu Kemenag dalam menentukan apakah penyuluh tersebut memerlukan pelatihan lebih lanjut untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka.

Proses Pelaksanaan Tes CAT di Singkawang

Tes CAT di Singkawang dilaksanakan di ruang operasi Kantor Kemenag Singkawang pada hari Rabu, 18 Desember 2024. Pelaksanaan tes ini di pusatkan di kantor untuk memudahkan komunikasi dan penanganan masalah teknis yang mungkin timbul selama tes berlangsung. Meskipun tes ini dapat dilakukan secara mandiri oleh para peserta, penyelenggaraan tes di tempat yang sama memungkinkan pihak Kemenag untuk segera menanggulangi masalah teknis yang mungkin terjadi, seperti gangguan jaringan atau masalah teknis lainnya.

Kepala Kantor Kemenag Singkawang, Muhlis, secara resmi membuka kegiatan ini dengan harapan agar seluruh peserta dapat serius dan bersungguh-sungguh dalam mengerjakan soal-soal tes yang diberikan. Menurutnya, keseriusan para peserta sangat penting untuk menghasilkan evaluasi yang objektif dan akurat.

Pentingnya Keseriusan dalam Mengikuti Tes CAT

Seperti yang disampaikan oleh Muhlis dalam sambutannya, keseriusan dan fokus peserta sangat mempengaruhi hasil tes CAT ini. Para penyuluh agama diharapkan dapat mengerjakan setiap soal dengan sungguh-sungguh, karena hasil tes ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi kinerja dan pertimbangan penting untuk masa depan mereka. Baik bagi penyuluh Non-PNS maupun PNS, hasil tes ini akan berpengaruh pada pengembangan karir mereka di masa depan.

Pengaruh Hasil Tes CAT untuk Penyuluh Non-PNS dan PNS

Penyuluh Non-PNS

Bagi penyuluh Non-PNS, hasil tes CAT ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam keputusan perpanjangan kontrak kerja. Jika hasil tes menunjukkan kompetensi yang baik, maka penyuluh Non-PNS memiliki kesempatan untuk melanjutkan tugas mereka di tahun anggaran berikutnya. Sebaliknya, jika hasil tes menunjukkan adanya kekurangan, penyuluh tersebut mungkin akan diberikan pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi mereka.

Penyuluh PNS

Bagi penyuluh agama yang berstatus PNS, hasil tes ini akan digunakan untuk memetakan kompetensi mereka. Tes CAT ini membantu Kemenag untuk mengetahui sejauh mana penyuluh PNS memahami tugas mereka dan apakah mereka memerlukan pelatihan lebih lanjut. Jika hasil tes menunjukkan kompetensi yang kurang, maka penyuluh PNS akan diberikan pelatihan tambahan untuk memastikan mereka memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar yang diinginkan.

Evaluasi Kinerja Berdasarkan Hasil Tes CAT

Evaluasi kinerja penyuluh agama Islam berdasarkan hasil tes CAT ini dilakukan secara objektif dan transparan. Hasil tes akan diproses dan dianalisis untuk menentukan langkah-langkah strategis yang perlu diambil, seperti perpanjangan kontrak kerja, pendidikan dan pelatihan tambahan, atau bahkan promosi jabatan.

Sistem CAT berbasis teknologi memungkinkan evaluasi kinerja dilakukan dengan lebih cepat dan tepat, tanpa adanya bias. Hal ini memberikan kepercayaan kepada para penyuluh agama bahwa mereka dievaluasi dengan cara yang adil dan objektif.

Manfaat Sistem CAT dalam Evaluasi Kinerja Penyuluh Agama

Sistem CAT memiliki banyak manfaat dalam proses evaluasi kinerja penyuluh agama, di antaranya:

1. Proses Evaluasi yang Lebih Cepat dan Akurat

Dengan menggunakan sistem berbasis komputer, hasil tes dapat diproses dengan lebih cepat dan akurat. Hal ini memungkinkan pihak Kemenag untuk segera mengambil keputusan berdasarkan hasil evaluasi tersebut.

2. Mengurangi Bias dalam Penilaian

Sistem CAT mengurangi kemungkinan terjadinya bias dalam penilaian. Karena semua peserta mengerjakan soal yang sama dan hasilnya dihitung secara otomatis, evaluasi menjadi lebih objektif dan transparan.

3. Meningkatkan Efisiensi dalam Pengelolaan Data

Dengan menggunakan teknologi, data hasil tes dapat dikelola dengan lebih efisien. Kemenag dapat dengan mudah menyimpan, menganalisis, dan mengelola data hasil tes untuk digunakan dalam evaluasi kinerja dan pengembangan karir penyuluh agama.

Kesimpulan

Tes CAT yang diadakan oleh Kemenag Singkawang ini merupakan langkah maju dalam mengevaluasi kinerja penyuluh agama Islam dengan cara yang lebih modern dan terukur. Melalui tes ini, diharapkan para penyuluh agama dapat terus meningkatkan kompetensi mereka dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Dengan menggunakan teknologi, evaluasi kinerja menjadi lebih objektif, transparan, dan dapat memberikan hasil yang lebih tepat dan akurat.

Kolaborasi Gereja dan Negara Demi Kehidupan yang Lebih Baik

Natal 2024 semakin terasa istimewa! Tahun ini, Kementerian Agama menyelenggarakan Seminar Natal Nasional dengan tema super relevan: "Gereja Berjalan Bersama Negara, Semakin Beriman, Humanis, dan Ekologis." Seminar Natal Nasional 2024 menjadi momen penting untuk membangun sinergi antara gereja dan negara demi menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia.

Pentingnya Sinergi Gereja dan Negara

Gereja dan Negara, Yuk Harmoni Bareng!

Seminar yang diadakan di Auditorium H.M. Rasjidi ini dibuka langsung oleh Wakil Menteri Keuangan sekaligus Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2024, Thomas Djiwandono. Dalam sambutannya, Thomas menekankan pentingnya sinergi antara gereja dan negara untuk menghadirkan perubahan positif, khususnya di isu-isu lingkungan hidup.

"Natal tahun ini nggak cuma soal perayaan, tapi juga tentang bagaimana kita semua bisa lebih peduli dengan alam dan hidup berkelanjutan," ungkap Thomas.

Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai juga hadir memberikan dukungan penuh. Mereka menyampaikan pesan tentang semangat persatuan dan kepedulian di tengah keberagaman bangsa ini. Keren banget, kan?

Mengapa Tema Humanis dan Ekologis Penting?

Membangun Harmoni dengan Lingkungan

Tema Natal kali ini jelas punya makna dalam. Panitia berharap umat Kristiani bisa lebih aktif berperan dalam menciptakan harmoni, baik dengan sesama maupun dengan lingkungan. Di tengah tantangan ekologi yang makin kompleks, pendekatan adil dan berkelanjutan jadi kunci untuk masa depan yang lebih baik.

Bakti Sosial: Wujud Kepedulian Nyata

Nggak cuma bicara, panitia juga langsung aksi! Beberapa kegiatan bakti sosial sudah digelar di berbagai daerah seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Manado, dan Sukabumi Selatan. Tujuannya? Membawa semangat Natal ke pelosok-pelosok negeri.

Perayaan Natal Nasional 2024 di GBK

Puncak Acara di Indonesia Arena

Siap-siap, karena puncak Perayaan Natal Nasional 2024 bakal berlangsung di Indonesia Arena, Kompleks GBK, pada Sabtu, 28 Desember 2024. Acara ini disiapkan dengan melibatkan berbagai organisasi besar seperti Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja Indonesia (PGI). Pastinya bakal jadi momen spesial untuk merayakan Natal dengan penuh makna.

"Kami ingin tema humanis dan ekologis ini nggak hanya jadi slogan, tapi benar-benar diwujudkan lewat aksi nyata," tambah Thomas.

Makna Natal yang Lebih Dalam

Natal Itu Tentang Peduli

Seminar ini jadi pengingat penting bahwa Natal adalah momen untuk berbagi, peduli, dan berkontribusi demi kehidupan yang lebih baik. Baik untuk sesama maupun untuk lingkungan. Jadi, yuk, kita sambut Natal 2024 dengan hati penuh sukacita dan semangat kolaborasi!

Refleksi untuk Masa Depan

Semangat kolaborasi ini juga menjadi refleksi bagi semua pihak untuk terus mendukung pembangunan masyarakat yang lebih sejahtera, beriman, dan peduli lingkungan. Perayaan Natal kali ini diharapkan menjadi inspirasi bagi umat Kristiani dan seluruh masyarakat Indonesia untuk berbuat lebih baik ke depannya.

Kesimpulan: Selamat Natal 2024!

Natal Nasional 2024 bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang aksi nyata untuk kebaikan bersama. Dengan tema humanis dan ekologis, mari jadikan momen ini sebagai ajang untuk mempererat kebersamaan, peduli pada sesama, dan menjaga bumi yang kita tinggali. Selamat Natal untuk kamu yang merayakan! Semoga damai dan kebahagiaan selalu menyertai. ✨

Thursday, December 19, 2024

Transformasi Pesantren: Penting untuk Tingkatkan Kompetensi Santri

Pesantren adalah salah satu pilar pendidikan di Indonesia yang memiliki potensi besar dalam membentuk generasi muda berkarakter. Namun, transformasi pesantren menjadi penting agar santri mampu bersaing di era modern, baik di tingkat nasional maupun global. Dalam hal ini, Kementerian Agama (Kemenag) menyoroti langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan peran pesantren sebagai pusat pendidikan berbasis kearifan lokal.

Digitalisasi Pesantren: Paradigma Baru Pendidikan

Salah satu aspek penting dalam transformasi pesantren adalah digitalisasi. Teknologi kini tidak hanya dianggap sebagai alat bantu, tetapi juga paradigma baru dalam dunia pendidikan. Dengan memanfaatkan teknologi, pesantren bisa memperluas akses pendidikan dan meningkatkan efisiensi pembelajaran.

Kemenag telah mempersiapkan pelaksanaan Imtihan Wathani, yaitu ujian akhir nasional untuk Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Pesantren, yang akan dilaksanakan pada Januari 2025. Ujian ini menjadi salah satu langkah konkret untuk memastikan standar pendidikan pesantren tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Inovasi pada Imtihan Wathani

Pelaksanaan Imtihan Wathani tahun ini menghadirkan beberapa inovasi:

  • Soal Berbasis Aksara Pegon Tahun depan, soal ujian akan disertai aksara Pegon (Bahasa Indonesia dengan huruf Arab). Inovasi ini bertujuan untuk menonjolkan ciri khas pesantren sekaligus mengakomodasi nilai-nilai budaya lokal.

  • Partisipasi Lebih dari 11.000 Santri Imtihan Wathani akan diikuti oleh 11.077 santri dari tingkat wustha dan ulya, membuktikan komitmen pesantren dalam mencetak generasi yang berkualitas.

Standar Kompetensi Lulusan Pesantren

Kemenag juga menekankan pentingnya standar kompetensi untuk lulusan pesantren. Terutama di tingkat ulya, santri diharapkan mampu menguasai ilmu syariah dan Bahasa Arab secara mendalam, termasuk gramatika klasik seperti Alfiyah dan Jurumiyah. Hal ini penting untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual tetapi juga tetap menjaga identitas budaya pesantren.

Pesantren: Tradisi yang Beradaptasi

Transformasi pesantren menjadi bukti bahwa lembaga pendidikan ini mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan esensi tradisionalnya. Dengan kombinasi antara teknologi dan tradisi, pesantren diharapkan dapat mencetak generasi muda yang kompetitif, relevan, dan berkarakter.

Kesimpulan

Pesantren adalah tradisi yang harus terus hidup dan berkembang. Dengan digitalisasi dan standar kompetensi yang jelas, pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama tetapi juga inovasi. Pesan untuk para santri? Jangan takut untuk beradaptasi. Dunia berubah, dan pesantren pun ikut bergerak maju. Tetap semangat menjaga tradisi sambil melangkah ke masa depan!

Saturday, June 22, 2019

Pendaftaran CPNS 2019 Kemenag Dikabarkan Melalui Blog dan Facebook, Begini Faktanya...

BREAKING NEWS - Beredar info pendaftaran CPNS 2019 di Kemenag melalui blog dan Facebook, cek faktanya di sini.

Betulkah Kemenag RI sedang membuka pendaftaran CPNS?

Informasi seputar pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Agama RI atau Kemenag tahun 2019 beredar luas di masyarakat.

Dalam kabar yang berkembang, disebutkan syarat hingga alur pendaftaran CPNS 2019 di Kemenag.



Narasi yang Beredar

Beberapa akun membagikan sebuah tautan berisi informasi pendaftaran CPNS 2019 di grup publik yang ada di Facebook.

Tak dipungkiri, kabar seputar rekrutmen pegawai pemerintah selalu mendapat sambutan hangat masyarakat.

Ini terlihat dari akun lain yang turut membagikan dan memberikan respons terhadap informasi tersebut.

Jika tautan tersebut dibuka, Anda akan diarahkan ke suatu laman, isi informasinya seputar alur pendaftaran CPNS Kemenag tahun 2019.

Selain itu, juga terdapat informasi alokasi kuota CPNS yang disediakan pemerintah tahun ini.

Berikut ini penggalan isi dari blog caradaftarcpns.com yang memuat informasi seputar pendaftaran CPNS Kemenag 2019.

Pendaftaran CPNS Kemenag 2019. Jadwal pendaftaran CPNS Kementerian Agama 2019. Syarat daftar CPNS Kemenag 2019 2020.

Bersiaplah kawan-kawan semua, bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali membuka penerimaan CPNS Kemenag 2019.

Seperti admin kutip dari akun sosmed BKN, sudah di umumkan informasi terkait seleksi CPNS Kemenag 2019.

Menjelang pembukaan jadwal CPNS Kemenag 2019, BKN merilis pengumuman jumlah formasi pendaftaran CPNS tahun ini mencapai 254.173 lowongan.

Awalnya, pendaftaran CPNS 2019 dilaksanakan di triwulan ketiga atau sekitar bukan Oktober.

Ketika itu disebutkan bahwa jumlah alokasi formasi CPNS 2019 hanya 100.000 lowongan CPNS.

Namun, BKN kembali memberikan informasi terbaru pendaftaran CPNS 2019, bahwa jumlah formasi adalah 254.173.

Kementerian Agama akan membuka kembali lowongan kerja CPNS tahun ini. Bersama dengan Kementerian dan Lembaga lainnya.

Kemenag sepertinya akan membuka formasi CPNS yang cukup banyak tahun ini. Bahwa informasi alokasi formasi CPNS Kemenag 2019 dapat di baca juga di situs resminya.

Seperti seleksi penerimaan CPNS tahun lalu, formasi CPNS Kemenag sepertinya masih menjadi primadona.

Sedangkan untuk rincian alokasi formasi CPNS Kemenag 2019, kemungkinan akan lebih banyak sedikit dari tahun lalu.

Alur pendaftaran seleksi penerimaan CPNS Kemenag 2019 kemungkinan besar masih sama tahun lalu, yakni :

* Calon peserta membuat akun pendaftar dahulu di https://sscn.bkn.go.id/;
*Pendaftaran CPNS Kemenag Onlline;
*Seleksi administrasi CPNS Kemenag 2019;
*Verifikasi dokumen asli dan pengukuran tinggi badan;
*Pengiriman berkas dokumen syarat pendaftaran CPNS Kemenag 2019;
*Seleksi dokumen berkas persyaratan CPNS Kemenag 2019;
*Pengumuman lulus / lolos seleksi administrasi CPNS Kemenag 2019;
*Cetak kartu tanda peserta ujian;
*Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD);
*Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB);
*Wawancara dan Psikotes (tidak semua Lembaga melakukannya);
*Surat lamaran dan surat pernyataan CPNS Kemenag 2019;
*Pengumuman akhir lulus CPNS Kemenag 2019.

Setidaknya alur seleksi penerimaan CPNS Kemenag 2019 adalah seperti di atas. Akan tetapi, bisa berubah sesuai ketentuan dari Kemenag itu sendiri.

Baca juga : Siap-Siap, Seleksi Pegawai Kontrak Setara PNS Dibuka Agustus

Klarifikasi Kemenag

Kepala Bidang Pusat Informasi dan Humas Kemenag, Rosidin menegaskan, pihaknya belum mengeluarkan informasi apa pun terkait rekrutmen CPNS 2019.

"Sampai hari ini Kementerian Agama belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait dengan Seleksi CPNS 2019," kata Rosidin saat dihubungi Kompas.com, Rabu (19/6/2019) siang.

Rosidin menjelaskan, pihaknya tengah menunggu keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait rekrutmen CPNS tahun ini. Informasi resmi seputar kuota, formasi yang dibuka, dan mekanisme pendaftaran diumumkan lewat situs resmi kemenag.go.id.

Baca juga : Gaji Guru Honorer Akan Ditetapkan Rp 1,7 Juta per Bulan Dengan Syarat....

"Selalu berhati-hti dengan oknum atau siapapun yang menjanjikan bisa meloloskan menjadi CPNS dengan imbalan sejumlah uang," tutur Rosidin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "[KLARIFIKASI] Beredar Kabar Penerimaan CPNS, Ini Penjelasan Kemenag".[kaltim.tribunnews.com]

Tuesday, March 13, 2018

KABAR GEMBIRA ! KEMENAG PERMUDAH PENCAIRAN TPG

BREAKING NEWS - Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah akan menyederhanakan proses pencairan tunjangan profesi guru (TPG). Hal ini dimaksudkan agar memudahkan sehingga guru tidak disibukkan oleh pendataan dan pemberkasan, serta bisa lebih fokus mengajar.

Hal ini disampaikan Direktur GTK Madrasah, Suyitno pada pembahasan Juknis Pembayaran Tunjangan Profesi Guru Madrasah di Jakarta. Menurut Suyitno, Direktorat GTK Madrasah ingin membantu penyederhanaan tugas para guru agar mereka tidak terbebani dengan proses administrasi panjang yang terkait dengan dirinya sendiri.

 

“Selama ini, setiap kali pengajuan pencairan tunjangan profesi guru, harus selalu disertai berkas. Ke depan, data pengajuan pencairan itu cukup dilakukan satu kali saja di awal, selebihnya data pencairan cukup mengacu kepada data yang sudah ada," tegasnya, Jumat (02/03).

Untuk mendukung penyederhanaan itu, berkas yang pertama kali diajukan akan diberikan Surat Keputusan Analisa Kelayakan Penerima Tunjangan (SKAKPT). “Guru yang sudah mendapatkan SKAKPT, pada pencairan selanjutnya tinggal melampirkan surat itu saja,” terangnya.
Baca juga :  ALHAMDULILLAH...GURU HONORER DI ATAS USIA 35 TAHUN BISA JADI PNS LANGSUNG

Proses ini akan dilengkapi dengan sistem berbasis online yang nanti akan ada di Sistem Informasi dan Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Agama (SIMPATIKA).

“Dengan SKAKPT ini, maka proses pencairan berikutnya cukup dengan mengecek ulang status beban kerja (SKMT dan SKBK), status keaktifan guru, status kehadiran guru pada bulan sebelumnya,” kata Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang.

Manfaat dengan adanya sistem ini, progres pembayaran bisa dengan mudah dimonitor oleh Kemenag pusat serta persyaratan administrasi secara manual oleh para guru bisa dihapuskan.

Rapat Pembahasan Juknis Pembayaran Tunjangan Profesi Guru Madrasah ini diikuti para pejebat eselon III dan IV Direktorat GTK Madrasah beserta jajarannya, serta perwakilan dari Biro Hukum Kemenag, Itjen, Biro Kepegawaian, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag, Pengawas Madrasah, Widiaiswara, Pusdiklat Kemenag, dan Kepala Madrasah. [kemenag]

Friday, February 16, 2018

Perjelas Status, Kemenag Akan PNS-Kan 16 Ribu Tenaga Honorer

BREAKING NEWS - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (LHS), Selasa (28/10), menggelar jumpa pers untuk yang pertama kalinya usai dilantik Presiden Jokowi sebagai Menteri Agama pada Kabinet Kerja. Dalam kesempatan itu, didampingi Sekjen Kemenag Nur Syam dan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, LHS menginformasikan beberapa program terdekat Kemenag, salah satunya adalah penyelesaian proses pengangkatan tenaga honorer di kementerian yang dipimpinnya.

Dalam waktu dekat, terkait dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kemenag, dan juga agar lebih punya status jelas, tidak kurang 16.368 tenaga honorer di lingkungan Kemenag, akan kita kukuhkan jadi CPNS, tegas Menag LHS.



Selain itu, lanjut Menag, pihaknya juga akan segera menyelesaikan proses inpassing atau penyetaraan guru-guru non PNS agar bisa mendapatkan tunjangan, baik tunjungan fungsional maupun profesi yang setara dengan guru-guru PNS. Sekitar 158 ribu guru non PNS yang selama ini mengabdi dan mendharmabhaktikan ilmu dan pengetahuannya di lembaga pendidikan di lingkungan Kemenag, dalam waktu dekat akan disetarakan tunjangannnya, baik fungsional maupun profesi, sama dengan rekan-rekan mereka yang PNS, terang Menag.

Kepada pers, LHS juga menegaskan kembali bahwa Kemenag mempunyai latar belakang yang panjang dalam sejarah republik ini dan menempati posisi strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Sebagai kementerian yang menyandang label agama, LHS mengatakan bahwa Kemenag bertanggung jawab menjadikan nilai-nilai agama yang universal sebagai perekat persatuan bangsa.

Baca juga : Berlaku Februari, Inilah Daftar Tunjangan Kinerja PNS Tahun 2018

Kemenag menyandang nama agama. Para pendiri bangsa kita berharap, melalui agama, NKRI tetap terjaga keutuhan dan kesatuannya. Nilai-nilai agama yang universal, harus mampu menjaga, mengelola dan memelihara dengan baik persatuan kita, di tengah-tengah kemajemukan dan keragaman kita sebagai sebuah bangsa yang sangat besar, katanya.

Agama harus mampu menjadi factor yang menjaga keutuhan kita. Agama adalah sebuah unsur mutlak dalam membangun karakter dan kebangsaan kita, tambahnya. [kemenag]

Wednesday, March 29, 2017

BERIKUT SYARAT DAN BERKAS PENDAFTARAN SERGUR 2017 KEMENAG

BREAKING NEWS - Program sertifikasi guru (sergur) bagi pendidik di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) segera dibuka. Guru-guru pendidikan agama islam (PAI) yang mengajar di sekolah dasar (SD) dan guru-guru madrasah ibtidaiyah (MI) menjadi tanggung jawab Kemenag untuk sertifikasinya. Untuk pendapatkan sertifikat pendidik profesional, guru harus memenuhi syarat yang telah ditetapkan.

Sehubungan dengan akan dilaksanakan sertifikasi guru tahun 2017 tersebut, Kemenag meminta kepada Guru PAI yang belum mengikuti sertifikasi untuk, melakukan pendaftaran dengan persyaratan dan ketentuan sebagai berikut:

 

1. Bagi Guru PAI yang telah mendaftar sertifikasi tahun 2015 wajib untuk mengupdate/mendaftar kembali sesuai Persyaratan yang berlaku (terlampir)

2. Mengisi Formulir daftar nama Calon peserta sertifikasi guru PAI tahun 2016 Format (A1)Terlampir

3. Mengisi formulir Program Microsoft Office Excel (Format Terlampir) , dan di masukan ke Flash Disk / CD

4. Foto Copy KTP

5. Foto Copy Ijazah terakhir dan telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang

6. Foto Copy Print Out NUPTK

7. Surat pernyataan dibuat sendiri bermaterai 6.000 dan diketahui oleh Kepala Sekolah (Format terlampir);

8. Foto Copy Izin Operasional Sekolah / Pendirian Sekolah;

9. Foto Copy SK Pengangkatan Pertama sebagai GURU TETAP PAI (NON PNS) / SK CPNS, sampai dengan SK terakhir, yang telah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang (SECARA TERUS MENERUS SETIAP TAHUN)

10. Foto Copy SK Pembagian Tugas beserta lampirannya/ jadwal Pelajaran tahun 2016/2017 yang telah dilegalisir

11. Bagi Guru yang sudah memiliki sertifikat pendidik mata pelajaran lain, harus melampirkan fotocopy sertifikat pendidik dan NRGnya .

12. Persyaratan di atas dibuat 2 (dua) rangkap, masing-masing dimasukan ke dalam map biola snelhekter, untuk Kemenag warna Hijau, Diknas Warna Kuning dan Non PNS warna Merah.

13. Semua berkas yang telah lengkap diserahkan langsung ke panitia dinas masing-masing.
Baca juga : PEMERINTAH SEGERA TERBITKAN PP HONORER, PNS DAN PPPK

Proses pelaksanaan sertifikasi guru Kemenag silakan dapat ikuti perkembangannya melalui website resminya. Lembar chek list map pendaftaran peserta sertifikasi guru pai tahun 2017, surat pernyataan calon peserta sertifikasi, formulir pendaftaran peserta sertifikasi bagi guru PAI tahun 2017 dapat diunduh di sini. [sekolahdasar]