Berita Mengejutkan!! Anies : Sesuai Janji Saya , Saya Akan Pecat Semua Pejabat DKI Pendukung Ahok , Setelah Saya Di Lantik Nanti

BREAKING NEWS - Berawal dari pernyataan kontroversial Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandiaga yang Wakil Ketua DPRD DKI, Mohamad Taufik, saat ini mengedar gosip yang begitu marak serta buat resah beberapa pejabat DKI Jakarta. Pasalnya, gubernur dipilih, Anies Baswedan, disebutkan juga akan lakukan tindakan pembersihan besar-besaran di kalangan PNS sesudah ditinggalkan oleh Ahok kelak. Anies disebutkan akan melepaskan orang-orang yang diduga ikut serta untuk kemenangan Ahok-Djarot.

Ahok yang mendengar keresahan di kelompok pegawai pemprov juga lalu menenangkan mereka serta selalu memotivasi beberapa petinggi supaya tetap bekerja sebaik-baiknya dalam melayani orang-orang. Ahok tidak mau semangat revolusi mental, anti korupsi, serta melayani dengan hati yang sulit payah dibuat jadi hilang karna ulah segelintir orang yang asal bicara.

 

Awal Mula Isu

Isu yang selalu dihembuskan oleh grup pendukung Anies-Sandi ini bermula dari pernyataan kontroversial Wakil Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandiaga yang Wakil Ketua DPRD DKI, Mohamad Taufik. Petinggi di Pemprov DKI, menurut Taufik, mesti satu visi dengan Anies-Sandiaga, serta yg tidak satu misi serta visi juga akan ditukar segera Oktober kelak. Taufik mengemukakan hal tersebut sesudah Anies-Sandiaga dinyatakan menang pada putaran ke-2 Pilkada DKI Jakarta 2017 berdasarkan hasil quick count sejumlah lembaga.

“Pastilah, masak tidak, ” kata Taufik di Posko Anies-Sandi di Jalan Cicurug, Jakarta Pusat,

Hal tersebut dipertegas kembali olehnya saat di tanyakan di Posko Anies-Sandi di Jalan Cicurug. Saat itu Taufik di tanyakan mengenai kemungkinan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah akan ditukar, Taufik menyebutkan,

“Saefullah tidak percaya kita (Anies-Sandi) menang. Bila tahu tidak percaya kita menang, bagaimana (dapat dipertahankan)? ” kata Taufik sambil tertawa.

Kakak kandung tersangka korupsi M Sanusi itu meyakinkan, ia juga akan membahas hal semacam ini dengan Anies-Sandi. Sebab, perombakan ini dinilainya perlu untuk mendukung program Anies-Sandi pada th. 2018.

“Anies katakan kan ini pergerakan, agar di dalam sama gerakannya, (SKPD) mesti satu visi, ” tutur Taufik.

Sementara itu di deretan walikota juga beredar gosip yang sama, beberapa walikota yang diusulkan untuk dipecat yaitu Walikota Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, serta Jakarta Barat. Sedang Walikota Jakarta Timur serta Kepulauan Seribu, Taufik masih berikan lampu hijau. Dia belum juga lihat ada indikasi keterlibatan mereka di Pilkada Jakarta.

Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu menyebutkan kalau ia lihat ada keterlibatan empat wali kota itu, terlibat untuk kemenangan Ahok-Djarot. Tetapi Taufik tidak merinci keterlibatan yang ditujukan itu seperti apa.

Ahok : “Tenang Saja, Jabatan Itu Tuhan yang Kasih. ”

Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, , menyebutkan pada wartawan, ada regulasi yang mengatur gubernur terpilih dapat ganti petinggi, sesudah menjabat sepanjang enam bulan. Hal tersebut juga berlaku bila Anies-Sandi umpamanya merencanakan ganti Saefullah dari jabatannya jadi Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta. Mereka mesti memohon izin pada Menteri Dalam Negeri serta Presiden terlebih dahulu. “Atas seizin Mendagri, ” kata Ahok.

Berdasarkan undang-undang, sekretaris daerah propinsi diangkat serta diberhentikan oleh Presiden atas saran Gubernur. Pergantian petinggi eselon I seperti Sekda mesti lewat rapat di tingkat pemerintah pusat.

Namun Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama juga meyakinkan, perubahan petinggi adalah hak yang dipunyai setiap kepala daerah, termasuk juga Anies serta Sandi juga berhak mengubah deretan petinggi DKI sesudah mereka kelak resmi dilantik.

Pada lain waktu, Gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama juga mengemukakan kalimat penyemangat pada beberapa petinggi DKI di sela acara Penandatanganan Kesepakatan Kerjasama Input Data dalam rencana Pendaftaran Peserta Jaminan Kesehatan di Kelurahan Se-Wilayah Propinsi DKI Jakarta di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta,

“Kelompok sana telah katakan, camat yang tidak pro mereka ingin ditukar, wali kota ingin ditukar, lurah ingin ganti, ” tutur Ahok.
Baca juga :  KABAR BAIK ! HABIB RIZIEQ RESMI MENJADI IMAM BESAR UMAT ISLAM INDONESIA

Ahok memohon camat serta lurah yang ada pada acara itu tidak cemas. Pasalnya, lanjut dia, seorang memperoleh atau kehilangan jabatan atas kehendak Tuhan. Lalu Ahok juga memohon para petinggi DKI untuk bekerja sebaik mungkin melayani warga.

“Tenang saja, jabatan itu Tuhan yang kasih. Saat ini jadi petinggi sekedar duduk saja bisa (upah) Rp 13 juta. Jadi staf enjoy saja, telah lumayan (upahnya), ” kata Ahok, seraya tertawa.

Tetapi tingginya upah itu diinginkan searah dengan sebaiknya kemampuan petinggi atau pegawai negeri sipil yang berkaitan.

“Kalau tidak benar, dipecat Komisi ASN, baru nyaho. Ini perlu, ” kata Ahok. [teropong]

0 Response to "Berita Mengejutkan!! Anies : Sesuai Janji Saya , Saya Akan Pecat Semua Pejabat DKI Pendukung Ahok , Setelah Saya Di Lantik Nanti"

Posting Komentar